Duh…
ditengah2 ribut2 keluarga2 yang bingung memikirkan akan berlibur kemana mereka… saya sempat terfikir… apakah kita perduli pada nasib beberapa gelintir orang disekeliling kita yang justru sedang bingung memikirkan… apa yang mesti mereka makan hari ini…
Baca tulisan jeng Tika dan Jeng Hanna ini membuat saya merasa tergerak untuk ikut mensosialisasikan gerakan stop kelaparan dinegri kita ini.
Membaca cerita tentang seorang ibu dimakassar, Daeng Besse (36thn) yang sedang hamil 7 bulan dan ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi, meninggal akibat kelaparan… sungguh membuat hati miris… Tidak hanya beliau, anaknya yang bernama fahmi, 4thn, juga meninggal akibat kelaparan.
Suami ibu ini, Daeng Basri, sehari2 hanya bekerja sebagai penarik becak dan harus menghidupi keluarganya dengan 4 orang anak hanya dari pendapatannya menarik becak yg masimal cuma Rp 10.000/hari.
Ketiga anaknya yang Salma (9), Baha (7) dan Aco (3) thn saat ini masih dalam kondisi yang lemah karena kekurangan gizi, bahkan yang terkecil, Aco (3) saat ini masih dalam kondisi kritis, nyaris mengalami nasib yang sama dengan ibu dan kakaknya.
Flyer dibawah ini saya copy paste dari blognya aRul, yang ternyata juga dicopy paste dari blog tugupahlawan.com (gapapalah… yang penting niatnya untuk menyebarkan misi memberantas kelaparan bukan??? )

Buat yang ingin menyumbang/berpartisipasi, silahkan transfer ke rekening dibawah ini:
no rekening:
118-00-0577625-6
Tjhia Fui Ha
Bank Mandiri
KPC. Puri Indah
Pesan mbak Hanna sih, abis transfer, konfirmasi ke nomor ini 08128043766 dengan menuliskan nama dan jumlah uang yang disumbangkan agar dana yang masuk bisa dicek dan dipublish sebagai pertanggungjawaban.
Tulisan terkait:
- Mari menyatakan kespiritualan kita
- Indifference
- Saatnya Bloggerâ„¢ unjuk peduli
- Mereka berhak juga untuk makan
- Terbunuhnya sang lapar
- Ketika kenyang menjadi hal yang langka
- TPC Go Blog Campaign
- Atas Nama Kemanusiaan
- Lapar menjemput Ajal, Pedulikah kita?
- Aksi Nyata Anti Kelaparan
- Stop Kelaparan
- Miskin Lalu Mati
- Nasi Aking dan hilang Empati kita terhadap sesama
- Mari Peduli
- Untuk Indonesia Dari Indonesia
- Stop Kelaparan dan Gizi Buruk
- Bersama Kami Bisa
- Mereka Berhak Juga untuk MAKAN!!
- Vicious Circle of Poverty
ayo kita sama2 bergerak mbak…
@aRul:… ayukkkksss…. saatnya semua blogger menunjukkan bahwa kita gak cuma buang2 waktu ngetik2 berita gak penting…
semoga makin banyak yang tergerak… sehingga gaungnya makin menggema di negri ini
-silly-
ah, mbak silly.. ^^
Saya dukung Mbak…!
eh…kok saya jadi laper….makan dulu ah…takut kelaparan….
(GABRUK! disambit beras sekarung sama Mbak Silly)
ga usah mengajak kita sesama, untuk membantu saudara kita yang kelaparan.
niatkan didiri kita masing-masing, beri dengan tangan kanan dan hati yang iklas.selamat mencoba
ayo… ayo… ayo…
Rakyat lapar karena tak mampu beli harga2 yang mahal itu.
SBY turun sajalah!!
betapa malam tenggelam bersam tangis si miskin..
selamat atas matinya tali persaudaraan…..
mari..yg masih peduli……kita menolong mereka
wassalam
http://ocehankoe.blogspot.com
Oke de mbaaakk….
Mungkin bisa kita mulai di lingkungan terdekat kita, ga’ ada salahnya mencoba untuk gemar bersedekah memang….Siip…aku link de….Thank…salam kenal juga….
[...] Kelaparan…Apa kita peduli [...]
dan pemerintah, ketimbang mengurus hal2 yang mengusik kemanusiaan kita, malah meributkan pasal situs2 porno..huh!!semakin ga jelas aja negara ini..
@stey:… iya, gue juga sebel tuh stey… ngapain sich ngatur2 soal situs2 porno yang batasannya aja masih gak jelas gitu… dasar!!! Gak ngerti gue… apalagi omongannya si OM ROY SURYO itu (*nglirik bokap sambil meletin lidah*)… maksudnya apa sich tuh… monyet emang!!!
hehehe… kok gue jadi emosi yach… Eling… Eling…
**ngurut dada pake parutan kelapa**