COUNT YOUR BLESSING…
May 2, 2008 by Silly
Kemarin saya ketemu sahabat saya.

Sahabat saya ini kalau dilihat dari kehidupannya, sungguh sangat jauh beruntung dibanding oranglain, bahkan mungkin jauh lebih beruntung dari saya. Tapi entah kenapa hidupnya selalu dipenuhi dengan Keluhan dan Keluhan terus. Padahal yang dikeluhkannya pun kebanyakan hal-hal sepele, misalnya kegundahannya karena belum bisa membeli sepatu Jimmy Cho yang terbaru, atau duit belanjaanya yang kepotong gara2 harus bayarin kebutuhan mendadak anaknya dsb.

Atau komplainya ttg suaminya yang tidak lagi memperhatikan dia (duh, padahal suaminya tiap hari pulang loh, bahkan termasuk cepat dibanding suami2 yg lain, jam 9-an sudah dirumah. Kebersamaan mereka aja yag mungkin kurang karena sang suami sibuk sama dirinya sendiri dan pekerjaannya yg dia bawa pulang kerumah… Tapi mending lah bokkk, daripada gak pulang? dan gak tahu dia nginep dirumah yang mana?).
Pokoknya tiap ketemu teman saya ini pasti mengeluh sambil merokok (MASYAOLOHHHH!!!… saya tidak tahu bagaimana cara membantu dia untuk yang satu ini). Seolah didunia ini sungguh hanya dia yang patut dikasihani. Dan sebagai sahabat yang baik, saya selalu berusaha MENDENGARKAN DENGAN HATI.
And this is what is in my mind…
Saya sangat memahami apa yang dia sudah alami. Lalu mencoba memberikan satu ilustrasi, (namun cukup panjang untuk saya tuliskan disini, jadi kapan2 aja saya post). Yang mau saya utarakan pagi ini adalah,… sesuatu yang bertahun-tahun sudah diajarkan oleh PAPA (ahhh, this old man… Kenapa posting gak pernah UPDATE???… dasar nafsu besar tenaga kurang!!!, hehehehe… pinjam password dong… silly dech yang update, OK?
).
Inti pembelajarannya simple…
COUNT YOUR BLESSINGS
1. Bersyukurlah setiap hari setidaknya satu kali sehari.
Bersyukurlah atas pekerjaan Anda, kesehatan Anda,
keluarga Anda atau apapun yang dapat Anda syukuri.
Ambilah waktu selama 10-30 detik saja untuk bersyukur
kemudian lanjutkan kembali kegiatan Anda.
2. Jangan mengeluh bila Anda menghadapi kesulitan
Lakukanlah hal berikut ini.
Tutuplah mata Anda, tarik nafas panjang, tahan sebentar
dan kemudian hembuskan pelan-pelan dari mulut Anda,
buka mata Anda, tersenyumlah dan
pikirkanlah bahwa suatu saat nanti
Anda akan bersyukur
atas semua yang terjadi pada saat ini.
3. Biasakan diri untuk tidak ikut-ikutan mengeluh
Bila Anda sedang bersama teman-teman yang sedang mengeluh
dan beri tanggapan yang positif atau tidak sama sekali.
Selalu berpikir positif dan
lihatlah perubahan dalam hidup Anda.
“Semakin banyak
Kita bersyukur kepada Tuhan atas apa yang Kita miliki,
maka semakin banyak hal yang AKAN Kita MILIKI UNTUK DISYUKURI.”
The Law of Attraction - Michael J Losier





terima kasih utk kuliah subuhnya
@morningdew:… Anjrittt… dikata gue bu ustadzah apah, hehehehe… Hanya ingin berbagi pak Khun… kali aja bisa menjadi inspirasi untuk hari ini…
salam ngeyek balik,
silly
wah…gw makin demen neh ama elo sil. Hari ini gw dicharge lagi. hahahahahahhhh….
btw keluarin dong koleksi puisi lo (kalau ada…).
@isal:… hehehehe.. Koleksi puisi??.. Haduh, malu ah sama cangkir penyair, yang suka mampir kesini… doi pakar puisi…
Tapi kapan2 aku coba posting puisiku dech… semoga gak dilemparin telur sambil diteriakin… “TURUN… TURUN… !!!”
Cenengnya pagi2 dah dapet pencerahan……
Bersyukur juga hari ini bisa membaca postingan keren

Selamat Hari Pendidikan Nasional, lho
satu lagi yang biasa saya lakuin. jangan suka membanding-bandingkan pencapaian kita dengan orang lain..
kadang-kadang saya malu, apalagi kalau melihat orang yang kurang beruntung. Kalau mau mengikuti nafsu pasti ada saja yang kurang.
makasih buat ceramahnya pagi ini tante…
*ditabok*
Memahami orang yang mengalami nasib yang “kurang beruntung” daripada kita bukanlah pekerjaan yang mudah. Apalagi mendengarkan keluhan demi keluhan darinya, sungguh kadang adalah suatu pekerjaan yang sangat berat, menguras energi kita. Dan kalau kata LoA- dengan terus menerus mengeluh dia menarik hal-hal yang negatif yang dia keluhkan itu masuk dan menguasai dirinya. jadi sarannya adalah berhenti mengeluh dan mulailah bersyukur!
Don’t complain, seize the opportunity … and happiness will come along your way …
ehem…
segala masalah pasti ada solusinya
salah satunya adalah dengan bersukur
Br 3 hr nemu blog ini. Duh, seger bgt sih. Ibu saya smp heran liat bumil ketawa guling2.
Makasih ya, mbak, dah mencerahkan hari2 saya yg lagi jauh dr misua ini (lhoh?)
Makasih juga bwt postingannya yg sejuk pagi ini * peluk-peluk mbak silly sok akrab *
hmmm……
gua punya tante yang juga kerjanya ngeluh doang padahal termasuk paling beruntung di antara keluarga besar kami.
Mungkin karena belum pernah melihat apa yang namanya susah kali yah. hehehehe
a short snap from “Samantha Who”. Samantha: It’s not happening if you don’t look at it.
Andrea: Like poverty.
Samantha: did you sleep with him?
Andrea: Oh please he is wearing a swatch.
wah…postingannya bijak banget. makasih mbak silly. ^^
gak nyangka bisa menulis yang mencerahkan begini..
*ditabok*
wew… another enlightenment post from Mbak Sil…
makasi banyak yah mbak…
*langsung praktek*
*merem… inhale-exhale… melek… senyam-senyum sendiri*
*disangka gila*
^^
walah… jangan2 itu cerita (true story), temen ane yach….

yang punya blog yang aneh-aneh postingannya itu, namanya kalau ga salah trylililishililyly…..
bagus banget ini saran buat yang sedang gundah hatinya, kaya’ aq….
semoga temannya mbak silly ditunjukkan jalan yg benar yakz
yang tampak tidak bisa dijadikan standar kebahagiaan….obsesi tinggi yang tidak tercapai dan tanpa dirindangi oleh jiwa yang tegar, akan melahirkan keluhan yang hebat juga…Wauuuwwww….semoga aja rintangan itu bisa dihadapi oleh teman mbak, kasihan juga jika teruz-trzan begitu…
temennya mbak silly tu bingung kali ya musti mbuang duitnya kemana…
bukan saya kan mbak… saya memang temen nya mbak silly tapi enggak ngeluh kok ..
*di tabok*
pernah kepikir nggak? IF… only Iffff… she less complaining, then her husband will spend more time with here instead of with himself?
sil sil, temen lo cakep gak?
kalo lo gak kuat suruh complain ke gue aja sil, gue tampung
kasian ya temennya mba’ Sil diksh cobaan segitu gampangnya tp ga bs ngadepin.. God bless her..
mantab pake B….
intinya semua orang gag akan ada yang puas dalam kebutuhan hidup nya… karena memang manusia di ciptakan demikian ada nya.. selalu merasa kurang.. tapi salah satu cara untuk menanggulangi nya adalah dengan bersyukur dan ikhlas.. (so wiseeee skalliiieeeee!!!!) hihihihhi
GPP kan skali2.. 
tumben baca postingan mba silly ga sambil ketawa/senyum2 sendiri…
nice post…
sil puisi lo di blognya pak budi cool abis.. gw baru tahu lo jago bikin puisi juga… hayoh keluarin dunks… penasaran neh….
gak akan gw suruh turun kok.. hahahahahahhhhh
ternyata silly bisa waras juga yach… he,he,he,he…
belajar sama sapa lo ? ntar gw konsul sama lo aja yach ?
langsung ikutan..
merokok…
fiuh…fiuh….fiuh….
nice post jeng…
jago nulis ternyata lu yaa hihihi “salut”
“baca sambil ngepul + kopi”
Salam
padahal dunia ini indah dan berwarna *halah sok2 puitis*
Advis yang sangat mencerahkan hati, ya idealnya begitu memang ya, tapi itu dia sayangnya banyak yang sring memposisikan diri sebagai korban, merasa selalu jadi objek penderita, ihh cape dweh
ya ampun….
postingan kupu-kupu kemaren aja belum sempet dikomen ini udah keluar postingan baru lagi…..
*gedhek-gedhek*
kalo saiyah…
saiyah selalu bersyukur saya masih diizinkan hidup sehari lebih lama… dan terus memohon agar saya tetap diizinkan untuk hidup sehari lebih lama lagi….
“Biasakan diri untuk tdk.ikut2an mengeluh.”
mengeluh biasa dianalogikan seperti menguap menurut aku mbak sil…denger orang ngeluh biasanya nular jd ikutan
belajar untuk ga kebanyakan ngeluh ngebuat hidup lebih nyaman
intinya jangan mengeluh terus dong..
bersyukurlah kalo jadi orang yang gak gampang ngeluh…
Wah sil, aku juga ada temen yang suka ngeluh mulu sampe aku cape ndiri dengerinnya. Dikasi wejangan juga susah banget tembusnya. Kudu diapain lagi nih sil?
waaa…….teman kamu harusnya blajar gimana caranya bersyukur….
For All… nanti saya bales comment2nya yach… ada urusan dikit, I’ll be back as soon as possible… halahhh… sok sibuk
CUMA MO BILANG…
HAVE A GREAT AND WONDERFUL BLESSING DAY TODAY TO YOU ALL GUYS…
Salam hangat, peluk2, tepuk lembut di pundak, and senyum paling manis didunia (ditandai dengan gestur dua telunjuk diletakkan di pipi kiri dan kanan, wakakakakakakaka
)
Silly Pretty
Halaaaaaaaaah…..Emang sekarang mau terbang kemana , Shil? mampir duong !
Ane tunggu kedatangan tamu agung bin ajaib.
Oh, ada toh org kayak gitu. Apa gak capek tuh ngeluh mulu. Diam aja sebenarnya udah salah satu bentuk syukur (yg terkecil mungkin?).
@deje:
Ahhh, cenengnya bisa bikin cerah hidup deje…
@Indahjuli:
Makasih, selamat hari pendidikan nasional juga wlaupun udah lewat. Duh, baru punya waktu buat senym2 lagi didepan komputer
@tukangkopi:
Yup… itu juga… karena dgn begitu, kita jadi gak bisa bersyukur, wong kita berasa kurang terus kok…
@itikkecil:…
**Tabokkkkkkkkkssssssssss, manggil gue tante mulu… sejak kapan gue kawin ama om loe???, hahaha
**
@FraterTelo:
Iya, kadang merasa seperti itu sich, tapi sebagai sahabat yang baik… Saya cuma punya telinga untuk mendengar, dan hati untuk berempati… Tapi saya tidak pernah bisa memberikan solusi untuk masalah2 nya, karena sebetulnya kalo menurut saya, masalahnya datang dari HATI-nya… terlalu comparing hidupnya dengan hidup oranglain, yang bikin dia mengeluhhh terus.
Kalo saya cerita ttg hidup saya, dia bilang… “Ahhh, Elo khan beda, karna emang diajaran agama elo, loe harus sabar…”
Lohhh…. bukannya semua agama mengajarkan untuk sabar???… Duh, susah saya bicara kalo udah bawa2 agama…. I’m speechless…
Yang paling bisa saya lakuin sekarang adalah berdoa baut dia… buat ketenangan jiwanya supaya dia bisa merasakan kesejukan dalam hati, tanpa merasa menjadi makluk paling tidak beruntung didunia ini…
@cangkir penyair:
SETUJU ndoro…. duhhh, aku padamu deh ndoro…
@deteksi:…
Semoga… Sometimes kita lupa untuk bersyukur, karena kita terlalu sibuk mengeluh…
@Dilla:…
Lohhhh…. emang suaminya diamana mbak???…
Mari sini peluk-peluk silly yokkk, hehehehe… Seneng dapat teman baru. Makasih yach udah mampir.
@paulkun:…
Masyaolohhhhh…. tantemu itu… hahahaha **geleng2 kepala**
About the short snap of samantha… hahaha, “he is wearing …. ‘what?’… ?”… OMG, … tampol aja perempuan kayak gini, hahahahaha…
@cK:
Sialan, hehehee… hari ini postingnya mau yang gimana???… gue bikinin dech… mumpung lagi banyak idea nich… Minta menu apa mbak???…
@aDyA:…
Sama2 Adya…. tinggal berapa hari??? (kok gue yg deg-degan yach, hahahhaa)
oh my….
jadi sadar betapa sering mengeluhnya diri ku
untuk hal2 yg sepele juga
selamat siang… lagi blogwalking… saran2nya mirip seperti the secret yah?
salam kenal ya…
kalo saya mah gampang….nyabu (nyarap bubur) jam 3 pagi deket pasar, jadi merasa beruntung kalo melihat org-org yg bekerja di waktu subuh itu
sbenernya.. ngeluh itu ada positipnya juga..misalnya
ngeluh gak ada duit >> tuntut diri kita untuk bekerja lebih giat lagi
ngeluh makanan gak enak >> tuntut diri kita untuk punya duit banyak supaya makan makanan yang enak
intinya adalah.. tuntut diri kita bekerja lebih keras lagi supaya kita bisa menggapai apa yang kita inginkan, kalo kita gak nuntut kapan majunya.. hehehe.. yang ada mundur..mundurr.. eh jatoh deh.. ke tahap pengeluhan yang tiada hentinya.
Hai Sil, nongol lagi nih, postingan kamu kena banget ke saya
Sebenarnya saya jarang mengeluh ke orang lain, cuma ke diri sendiri aja, kayaknya ga pernah puas.
Padahal banyak yang keadaannya lebih parah seperti silly bilang, masih mending dari pada suami yg jarang pulang. Cuma aku kok selalu merasa kurang aja, kurang diperhatiin gitu, suami terlalu sibuklah (padahal pelayanan lho), dan sy jg selalu tau berada dimana. Tapi saya sering berdoa dan beryukur setiap hari sama Tuhan, cuma mungkin ga tulus kali yaaa, jadi Tuhan tau he he he. Soalnya abis itu sering tanya2 ke Tuhan kok saya begini, terus sering mikir/bandingin dengan kesuksesan orang lain. Abis itu kalo liat kebawah….. nyesel lagi. Yahh gitu deh …..bolak balik gitu-gitu terus.
Setuju banged!
Belajar untuk tidak mengeluh, memang agak susah,
tapi perlu latihan hari demi hari, biar jadi tidak mengeluh.
karena dengan banyak mengeluh, smua keluhan akan semakin terjadi…
*salam kenal!*
Ini semua juga udah saya reply kemarin, duh WordPress, kenapa kamu sungguh tak bersahabat sich sama aku…
(
@aminhers
Jangan menuduh sembarangan dong, hehehe….
@fuad syamee:…
Lah, gundah kenapa fuad… Mau berbagi??
**siap mendengarkan curhatan**
@aRuL
Aminnnn… thanks yach Rul. Teman2 kamu pasti suka bersahabat sama kamu… you’re nice person
@HILMAN:
Iya yach… kadang saya suka mikir lohhh, ngapain sich pusing ngebanding2nin hiudp kita sama orang lain… Kalo gue mah CAPEKKK bokk, mending nikmatin aja apa ayng kita punya… bener gak???…
Kata temen saya. kalo kayak gitu ntar gue konyol kayak elo… OGAHHH….
Lahhh… EMANG KONYOL GAK KECE yach??? KECE BANGET TAUKKK, ahakahakhakahakhak
@wennyaulia:
Iya, aturan dikasih ke kita aja kali ya wen, hehehe…
@ulan:…
Hahahahahaha….*tabok ulan pake gobanan*
Ehhh, this is the first time you comment khan??… salam kenal yach… tadi mampir ke blog kamu… it’s nice blog you have there… Sekarang soflennya abru dong
@eve:…
Hmmm, gak tahu, gue rasa bisa aja kaliii… soalnya lakinya orang ASING bokkk, jadi faktor budaya juga pengaruhhh…
Mungkin lohhh yachh… gak bisa digeneralisir. Tapi kadang masalah itu justru sumbernya datang dari diri kita sendiri kok… jadi gak bisa nyalahin pasangan 100% juga…
Nice thought eve… Thank’s…
@bubba:…
Cakep lahhh…. suaminya orang asing… jadi agak sulit dia ajak komunikasi… makanya kalo kata gue kalo mo nikah ama orang asing pelajarin dulu kali bahasanya…
Loe mo gue kenalin???…
@bawZz:…
Hehehe… Kadang orng gak bisa bersyukur kalo kebanyakan ngeluh ya…
oot, si anak udah jadian belum sich ama mamihnya… mo tumpengna nich…
@marshallryan:…
Hahahahaha….so wiseeee skalliiieeeee…. TUMBENNNNN
@Nna:…
Nahhh… ini untuk menunjukkan ke SEMUA ORANG bahwa gue gak hanya posting sesuatu yang BISA MENGHANTAR ORANG KEJALAN KEMAKSIATAN
This is the REAL ME… kalo yg konyol2 itu… ANOTHER DARK SIDE OF ME… and everybody has their own dark side…
Ahhh, makasih Nna udah bertanya begini… Gue jadi punya kesempatan untuk menuliskan apa yg ada dihati ini…
Sekarang tinggal gue balikin lagi ke semua org yg mampiir disini untuk menilai blog ini….
Isal says, “sil puisi lo di blognya pak budi cool abis.. gw baru tahu lo jago bikin puisi juga… hayoh keluarin dunks… penasaran neh…”
@isal:… MASYAOLOHHHH… loe buka2 kartu gue sich, hahahaha… pak BR juga senyum2 bacanya…
Iya dehhh, kapan2 gue posting puisi2 gue… (yang kadang garing dan gokil
)
@parta:..
Hahahaha… sialan. Loh, situ gak tahu yach… saya khan seorang… Ehhh, saya siapa yach?… Amnesia mendadak
@woelank:…
Ikutan kemana lank… ngerokok lagi… hush…hush… meruska kulit dan kesehatann tauk. Beresiko kanker lagi…
@blanthik_ayu:
Ahhhh, jeng bisa ajahhh, hehehe… jadi saya diajak nich nulis di majalah PRODO barunya???
**blink2**
@nenyok:…
Hahahahahaha…. bener banget. Nah, seharusnya kita melihat kebawah ajah… supaya gak kecewa… (kali2 ada duit cebanan jatuh, hahaha… lumayan untuk makan 2x, wkakakakakakakakakakak)
@plain love:…
Jangan ampun donggg, hahahaa…
EHHHH, gue kecepetan update yach… Ini juga banyak yang komplen karena saya terlalu “pecicilan”… kebanyakan posting, ampe suka gak kekejar… (emangnya situ ikut lomba lari apah??, hehehehe)
@Adhini Amaliafitri:…
Hahahaha… Tahu gak… KITA perempuan (KITA???? LOE AJA KALI GUE ENGGAKKKK
) kadang kalo dengerin orang ngeluh bawaannya pengen ngeluhhhh ajah…
@Okta Sihotang:…
Betullll…. Count our blessing. HAve you done that today???…
@belummandi:…
(haduh, namanya kok belum mandi… orangnya udah mandi belum yach, hehehe)
Iya lohhh, hidup rasanya gak pernah susah…
BTW, thanks udah mampir ya mas, salam kenal…
@purplenote:
Hmmm… suruh baca buku The SECRET dech, atau yg lebih ringan THE LAW of ATTRACTION… bagus kok. Atau semua buku2 Psikology karya Norman Vincent Peale juga keren banget… bisa dijadiin referensi.
Semoga temanmu bisa handle dirinya sendiri yach…
@wieda:..
Iya, btw, this is your first comment khan??… welcome yach… salam keanl, and makasih dah mampir.
@aminhers
Mo Mijet yang penting2… MITING!!! hahahahha…
Ada dech… want to know ajahhh…
Yang jelas gak berkeliaran kayak anak kecil
@bee:…
Yup… Setuju banget. Dengan diam, kita tidak mengeluh, and it helps us put the positive magnet into our life.
@ordinary laska
oh dear….bersyukurlah kalau kita masih bisa sadar bahwa sometimes kita lupa bersyukur…
@ghozan:..
AHhhhh, selamat siang juga pak… Akhirnya Anda nyasar kesini, hehehe… pasti dari blog pak dokter yach
Iya pak, saya memang banyak sekali terinspirasi dari buku2 seprti T Secret, Law of Attraction dan semua buku2-nya Norman Peale itu.
Btw, saya sering mampir loh di blog bapak, tapi malu ninggalin coment, hehehe…
@didut:…
**salah focus iki**
@tere:…
hahahahaha… iya, tergantung kita menyikapi keluhan itu kali yach… positif atau negatif…
Wahhhh…. beratttt…. beratttt….
@Mela:…
Gapapa kali say, namanya juga manusia… kita masih akan terus BELAJAR JATUH… Supaya kita bisa BELAJAR BERDIRI…
Semakin sering kita jatuh… SEMAKIN PINTAR KITA BERDIRI…
dan semakin tahu kita cara jatuh YANG TIDAK NYAKITIN…
jadi besok2 kalo jatuh lagi… udah gak sakit, hehehe…
@SiMunGiL:
Iya, bener banget… setuju mbak… yukk tosh dulu…
*salam kenal juga!*